SIDOARJO, Dinamikajatim.id-Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo 2024 Achmad Amir Aslichin-Edy Widodo atau bertagline SAE menandatangani kontrak politik, saat istighotsah dan deklarasi di parkir timur GOR Sidoarjo, Sabtu (21/9/2024).
Kontrak politik tersebut merupakan komitmen paslon SAE kepada masyarakat yang harus dijalankan saat terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo 2024-2029.
Sebelum deklarasi, Paslon SAE mengikuti istighotsah bersama ratusan ribu warga Kota Delta.
Hadir dalam acara munajat kepada Allah SWT untuk Sidoarjo itu, para kiai sepuh Sidoarjo dari 18 kecamatan seluruh Sidoarjo, masyayikh, tokoh masyarakat, jajaran partai pengusung dan pendukung.

Selain paslon SAE, kontrak politik juga diteken oleh jajaran pengurus partai pengusung dan pendukung yakni PKB, PDI Perjuangan, PAN, PKS, NasDem, PPP, PBB, Partai Gelora dan Partai Ummat.
Ketua Tim Pemenangan Paslon SAE, Usman mengatakan, kontrak politik ini sebagai komitmen bersama partai pengusung dan pendukung untuk memenangkan SAE dalam Pilkada Sidoarjo 2024.
“Kontrak politik ini juga diikuti janji paslon SAE kepada masyarakat yang harus dijalankan saat terpilih sebagai bupati dan wakil bupati Sidoarjo,” ucap Usman.
Isi kontrak politik paslon SAE yakni di antaranya akan memberikan dana Rp 300-500 juta setiap dusun per-tahun. Program ini untuk pemberdayaan masyarakat berbasis kewilayahan.
Cabup Ahmad Amir Aslichin di depan ratusan ribu massa yang hadir berpakaian serba putih menyatakan, dirinya maju sebagai calon pimpinan daerah bukan untuk semata kekuasaan saja.
“Melainkan untuk mencapai cita-cita masyarakat Sidoarjo lebih sejahtera dan lebih bermartabat,” tandas Mas Iin, panggilan karib Achmad Amir Aslichin.
Mas Iin juga menyampaikan visi Sidoarjo Bangkit dan Bermartabat. Untuk mencapai visi tersebut ada lima misi besar. Salah satunya mengoptimalkan potensi daerah.
“Dengan penguatan usaha mikro kecil dan menengah, pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif melalui kemudahan akses modal,” ungkap mantan anggota DPRD Jawa Timur ini.
Kemudian, paslon SAE akan mewujudkan sumber daya manusia yang andal, sehat jasmani dan rohani, berakhlakul karimah, dan berdaya saing tinggi untuk menghadapi revolusi industri 4.0.
“Kami juga memiliki misi mewujudkan ketahanan sosial dan budaya berbasis kearifan lokal dalam tatanan masyarakat yang aman dan tenteram dalam harmoni sosial,” jlentreh politisi muda PKB ini.
Selain itu, Mas Iin ingin membangun infrastruktur yang mantap, modern dan merata. Artinya tidak hanya fokus di satu wilayah atau kecamatan saja, tapi seluruh daerah di Kabupaten Sidoarjo.
Terakhir, misi dari Mas Iin-Edy Widodo yakni mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berintegritas, transparan, akuntabel, berbasis elektronik dan bebas korupsi.
“Caranya dengan memberikan ruang yang luas bagi partisipasi masyarakat dalam proses perumusan hingga evaluasi kebijakan,” beber Mas Iin.
Mas Iin juga berjanji akan bekerja keras, merangkul semua elemen, tokoh agama, tokoh masyarakat, anak muda demi mewujudkan perubahan yang positif di Kabupaten Sidoarjo.
“Kami akan mendengar setiap aspirasi dari masyarakat. Kita harus bersama-sama mewujudkan pilkada yang bersih, jujur dan adil dan bermartabat,” pintanya.
Di acara munajat kepada Allah SWT dan deklarasi paslon SAE ini, panitia menyiapkan hadiah dengan nilai ratusan juta untuk acara tersebut.
Kupon yang disiapkan dibagikan merata di 18 kecamatan se-Sidoarjo. Ada hadiah utama 18 paket umroh dan hadiah utama lainnya.
Yakni 18 motor listrik, 18 sepeda, 18 kulkas, 18 mesin cuci, 18 smart tv, 18 dispenser, 18 kipas angin dan 180 hadiah hiburan lainnya.
Untuk masing-masing peserta dari setiap kecamatan mendapatkan hadiah utama dan 180 hadiah hiburan. (Dj-1)





