SIDOARJO, Dinamikajatim.id-Anggota DPRD Sidoarjo Adiel Muhammad Khananta merespon sejumlah keluhan warga dan menyiapkan solusinya saat menggelar reses pada tahun pertama masa jabatan 2024-2029, tanggal 18 Oktober hingga 20 Oktober 2024.
Politisi muda Partai Golkar ini bakal menyiapkan solusi atas beragam keluhan warga, diantaranya soal banjir, soal sampah, jalan desa rusak hingga minimnya dana untuk kegiatan pemuda.
Reses untuk menjaring aspirasi masyarakat tersebut digelar di tiga lokasi yakni di Desa Kebonsari Kecamatan Candi, Desa Boro Kecamatan Tanggulangin dan Desa Lajuk Kecamatan Porong.

Tiga wilayah itu termasuk Daerah Pemilihan (Dapil) Sidoarjo 2 dimana politisi muda Partai Golkar tersebut berkontestasi saat Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 dan kini menjadi anggota DPRD Sidoarjo.
Saat reses di Desa Kebonsari, sejumlah warga yang hadir mengungkapkan beragam keluhan dan permasalahan. Mulai soal banjir, jalan desa rusak, masalah sampah hingga soal anggaran kepemudaan.
Adiel Muhammad Khananta menjelaskan, pihaknya memberikan solusi terkait keluhan-keluhan yang disampaikan warga tersebut.
Diantaranya persoalan administratif tentang status tanah kompleks perumahan yang sering banjir.
“Jika status tanahnya dalam naungan desa bantuan itu bisa dicarikan solusi dalam mengatasinya,” cetus Adiel, Senin (21/10/2024).
Terkait persoalan desa tentang pengangkutan sampah yang disampaikan warga Desa Larangan, kata Adiel, sesuai aturan yang berlaku, bisa diajukan bantuan untuk pembuatan kereta sampah atau kendaraan pengangkut sampah.
“Dan saya sanggup untuk mengawal hingga tuntas untuk pengajuan pengadaan kendaraan pengangkut sampah tersebut,” tandas Adiel yang juga Wakil Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo ini.
Hal senada juga disampaikan Adiel saat reses di Desa Boro Tanggulangin dan Desa Lajuk Porong yang diikuti masing-masing 100 warga.
Kata Mas Adiel, panggilan karib Adiel Muhammad Khananta, pihaknya juga memberikan kesanggupan untuk mencarikan solusi dari keluhan warga yang disampaikan lewat acara reses tersebut.
Asalkan secara administratif jelas dan benar-benar dibutuhkan oleh warga, Mas Adiel akan mencarikan solusi melalui pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat. (Dj-1)





