SIDOARJO, Dinamikajatim.id-Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (Unusida) berupaya meningkatkan kesadaran dan kepedulian mahasiswa terhadap organisasi kemahasiswaan.
Itu dilakukan dengan menggelar Sekolah Legistatif V selama dua hari, pada Rabu (3/4/2024) di Aula Kantor PCNU Sidoarjo dan Kamis (4/4/2024) di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sidoarjo.
Sekolah Legislatif juga diharapkan mendorong terwujudnya struktur sosial kampus yang merdeka dan beretika.
Tema kegiatan ini “Membentuk Legislator Mahasiswa yang Kritis dan Kompeten dalam Mewujudkan Tatanan Sosial Kampus yang Merdeka dan Beretika”.
Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen organisasi mahasiswa dari Unusida, , termasuk Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas, Himpunan Mahasiswa Program Studi (Himaprodi), serta Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).
Kehadiran mereka menunjukkan antusiasme yang tinggi untuk membangun kapasitas diri sebagai legislator mahasiswa yang kreatif, kritis, dan kompeten.
Para peserta Sekolah Legislatif V berkesempatan mendapatkan pembelajaran dari pemateri terkemuka di bidang pendidikan dan legislatif, termasuk Ketua DPRD Sidoarjo H Usman, M Kes, akademisi, serta praktisi hukum dan sosial.
Peserta Sekolah Legislatif V diberikan wawasan mengenai pentingnya peran mahasiswa dalam proses legislatif, baik di lingkungan kampus maupun dalam masyarakat luas.
Salah satu puncak acara adalah sesi diskusi, yang memberikan ruang bagi peserta untuk bertukar pikiran dan mengeksplorasi ide-ide baru.
Diskusi ini berfokus pada strategi-strategi kreatif dan inovatif untuk berkontribusi dalam pembentukan tatanan sosial kampus yang merdeka dan beretika.
Serta menjadi kesempatan untuk memperkuat jaringan antar organisasi mahasiswa di Unusida.
Ketua DPM Unusida, M Jamaludin Fuadi, menyatakan harapannya agar kegiatan ini dapat mendorong seluruh organisasi mahasiswa Unusida untuk menanamkan nilai-nilai kepemimpinan dan kepedulian sosial kepada mahasiswa.
“Sekolah Legislatif diharapkan dapat memperkuat kapasitas mereka sebagai calon pemimpin yang kreatif, kritis, dan kompeten,” cetus M Jamaludin Fuadi, Sabtu (6/4/2024).
Ia berharap dengan suksesnya Sekolah Legislatif V, DPM berkomitmen untuk terus mengadakan program serupa di masa depan.
Ini merupakan upaya berkelanjutan DPM dalam membina mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kemampuan legislatif yang mumpuni.
Sekaligus menjadi tonggak sejarah baru dalam perjalanan organisasi mahasiswa di Unusida, terutama dalam memajukan tatanan sosial kampus yang merdeka dan beretika. (Dj-2)





