• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Dinamika Jatim
Advertisement
  • Beranda
  • Parlementaria
  • Dinamika Desa
  • Dinamika UMKM
  • Olahraga
  • Berita Lainnya
    • Ekonomi
    • Bisnis
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Kriminal
    • Kuliner
    • Pemerintahan
    • Pemilu
    • Pendidikan
    • Politik
    • Sosok
    • Wisata
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Parlementaria
  • Dinamika Desa
  • Dinamika UMKM
  • Olahraga
  • Berita Lainnya
    • Ekonomi
    • Bisnis
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Kriminal
    • Kuliner
    • Pemerintahan
    • Pemilu
    • Pendidikan
    • Politik
    • Sosok
    • Wisata
No Result
View All Result
Dinamika Jatim
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Unipa Surabaya Bikin Alat Deteksi Dini Longsor untuk Desa Rawan Bencana

admin by admin
12 September 2024
in Pendidikan
0
Unipa Surabaya Bikin Alat Deteksi Dini Longsor untuk Desa Rawan Bencana
0
SHARES
0
VIEWS

SURABAYA, Dinamikajatim.id-Tim Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Adi Buana (Unipa) Surabaya menyadari betapa pentingnya alat sistem peringatan dini longsor.

Hal tersebut seiring bahwa bencana Hidrometeorologi khususnya longsor, sering terjadi di Indonesia.

Oleh karena itu, Tim Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Adi Buana (Unipa) Surabaya menciptakan alat sistem peringatan dini longsor.

Pembuatan alat tersebut dibiayai oleh dana Hibah Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) Kemendikbudristek Tahun Pendanaan 2024.

Alat deteksi dini longsor itu kini sudah diserahkan dan dipasang belum lama ini, di desa penerima manfaat program, yakni Desa Belik Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto.

Desa Belik diketahui merupakan sebuah  kawasan yang punya resiko akan terjadinya gerakan tanah (longsor).

Tim yang menciptakan alat sistem peringatan dini longsor ini dipimpin oleh
Moch Shofwan dengan anggota Dian Majid dan M Nushron Ali Muchtar. Ketiganya dosen Unipa Surabaya.

Menurut Moch Shofwan, bahwa penanganan kebencanaan terutama tanah longsor, harus mengedepankan fungsi teknologi dan peran serta masyarakat.

“Dan tentunya harus memilih aplikasi yang reliable, efektif, serta terukur,” cetus Shofwan selaku dosen Perencanaan Wilayah dan Kota Fakultas Teknik Unipa Surabaya, Kamis (12/9/2024).

Shofwan menjelaskan, alat sistem peringatan dini longsor yang dibuat oleh timnya, menggunakan banyak unsur teknologi.

Mulai informasi keruangan (spatial) berbasis webGIS, hingga supplay kelistrikan yang bersumber dari panel surya.

Tak hanya itu, agar dapat melihat hasil deteksi dini longsor, masyarakat cukup dapat infomasi dari blasting pada kotak Pusdatin (pusat data dan informasi) yang dipasang di balai desa dan digerakkan serta dioperasikan oleh komunitas warga desa.

“Jadi benar-benar kami mudahkan, sehingga konsep komunitas yang peduli terhadap kebencanaan tersebut dapat menjadi satu kesatuan,” jlentreh Shofwan yang juga anggota Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI).

Anggota tim pencipta alat sistem peringatan dini longsor, Dian Majid menambahkan, berkaitan dengan pentingnya pembuatan peralatan yang fokus pada bidang lingkungan.

Menurut Majid, bahwa lokasi tempat penerima manfaat, yaitu Desa Belik Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto merupakan kawasan yang risiko akan terjadinya gerakan tanah (longsor).

Ia menyebut, bahwa kasus bencana tertinggi selama ini, kategori bencana Hidrometeorologi, yang di dalamnya termasuk bencana tanah longsor.

Sementara itu, anggota tim lainnya, M Nushron Ali Muchtar menambahkan, fokus tujuan dan sasaran penelitian ini pada dua hal. Pertama, mengembangkan sistem peringatan dini longsor lahan Buana EWS.

“Kedua, yakni meningkatkan pengetahuan dan edukasi bagi masyarakat di kawasan rawan bencana,” tandas Nushron.

Terpisah, Kepala Desa (Kades) Belik, Morsidi mengucapkan banyak terima kasih kepada Tim Unipa Surabaya dan Kemendikbudristek, yang sangat proaktif membantu masyarakat desa.

Baik sosialisasi untuk edukasi mitigasi maupun juga secara nyata memberikan bantuan peralatan.

“Peralatan ini semoga bermanfaat bagi masyarakat kami. Tentunya informasi kebencanaan secara dini, akan dapat memberikan peringatan kepada warga agar bisa mawas diri,” tandas Morsidi. (Dj-2)

Tags: Alat Sistem Peringatan Dini LongsorDesa Belik Trawas MojokertoDesa Rawan BencanaKemendikbudristekUnipa Surabaya
Previous Post

KH Marzuki Mustamar Minta Kader PKB Bulat Dukung Mas Iin

Next Post

DPRD Sidoarjo Usulkan Susunan Pimpinan Baru dan Sahkan Pimpinan Fraksi

admin

admin

Next Post
DPRD Sidoarjo Usulkan Susunan Pimpinan Baru dan Sahkan Pimpinan Fraksi

DPRD Sidoarjo Usulkan Susunan Pimpinan Baru dan Sahkan Pimpinan Fraksi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Yayasan Al Muslim Jatim Gelar Baksos untuk Ribuan Dhuafa dan Ratusan Anak Yatim

Yayasan Al Muslim Jatim Gelar Baksos untuk Ribuan Dhuafa dan Ratusan Anak Yatim

14 Maret 2026
Sambut Ramadan Hijau, SMA Al Muslim Gandeng Ecoton Gelar Brand Audit Sampah

Sambut Ramadan Hijau, SMA Al Muslim Gandeng Ecoton Gelar Brand Audit Sampah

20 Februari 2026
Bupati Sidoarjo Minta Kecamatan dan Dinas PUBMSDA Serentak Perbaiki Jalan

Bupati Sidoarjo Minta Kecamatan dan Dinas PUBMSDA Serentak Perbaiki Jalan

20 Februari 2026
PWI Sidoarjo Raih Juara Tiga Turnamen Mini Soccer PWI Jatim 2026

PWI Sidoarjo Raih Juara Tiga Turnamen Mini Soccer PWI Jatim 2026

20 Februari 2026
Dinamika Jatim

Suguhkan Berita dan Informasi Jawatimur Indonesia

Follow Us

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2024 www.dinamikajatim.id - Berita Informasi Jawatimur Dinamika Jatim.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Parlementaria
  • Dinamika Desa
  • Dinamika UMKM
  • Olahraga
  • Berita Lainnya
    • Ekonomi
    • Bisnis
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Kriminal
    • Kuliner
    • Pemerintahan
    • Pemilu
    • Pendidikan
    • Politik
    • Sosok
    • Wisata

© 2024 www.dinamikajatim.id - Berita Informasi Jawatimur Dinamika Jatim.